Hal-hal yang kulakukan saat dan setelah menginstall WordPress
![]()
Inilah hal-hal yang kulakukan untuk instalasi WordPressku (versi 2.5.1). Mungkin bisa berguna juga bagi yang sudah memiliki atau berencana menginstallnya.
- Letakkan
.modari http://codex.wordpress.org/WordPress_Localization ke dalamwp-content/languagesuntuk mendapatkan theme dan panel admin yang terlokalisasi. Sebagai contoh, kalau menggunakan bahasa Jepang maka tanggal posting akan ditampilkan seperti “1 月 5th, 2008″. (sebetulnya terjemahan setengah-setengah karena seharusnya adalah “2008年1月5日”. Tapi mungkin ini salahnya theme.) Berkas.mohanya akan digunakan jika variabel yang dijelaskan di poin berikutnya diatur benar. - Masukkan kode bahasa yang benar di
define ('WPLANG', '');pada berkaswp-config.php. Sebagai contoh, kodenya adalahiduntuk bahasa Indonesia danjauntuk bahasa Jepang. Hasil terpenting dari tahap ini adalah HTMLnya akan secara benar mengeluarkan atributlangyang penting bagi mesin pencari. - Ubah struktur permalink melalui
Settings-PermalinksmenjadiDay and name. Ini untung mengaktifkan URL cantik (pretty URL) di Wordpress, misalnyahttp://www.myblog.net/2008/03/20/post-title/dan bukanhttp://www.myblog.net/?p=42. Pastikan bahwa modul web server (Apache)mod_rewritedinyalakan. - Ubah agar semua orang bisa langsung menuliskan komentar dari
Settings-Discussion. Hilangkan centang padaComment author must have a previously approved comment. Saat aku menulis komentar di blog orang lain, aku tidak suka kalau komenku tidak langsung muncul. Daripada repot ngurusin komen yang valid, lebih baik repot ngurus spam yang sesekali terselip. - Install plugin Akismet untuk secara otomatis menangkap banyak spam: http://wordpress.org/extend/plugins/akismet/. Kamu perlu kunci API WordPress dengan mendaftar di wordpress.com. Akismet sebetulnya adalah satu-satunya plugin berguna yang disertakan secara default, namun kamu sebaiknya mencek apakah ada versi terbarunya.
- Install plugin stats agar kamu bisa melacak kunjungan pembaca: http://wordpress.org/extend/plugins/stats/. Ini adalah hal yang paling membuat aku merasa kehilangan saat pindah dari wordpress.com. Perlu kunci API wordpress.com juga.
- Ekspor isi blog lamamu dan impor ke blog yang baru, kalau perlu. Menunya adalah
Manage-ImportdanManage-Export. - Ekspor/impor pranala-pranala (misal blogroll) dari blog lamamu, jika perlu. Pranala-pranalanya bisa didapat dari
http://blog-lama.com/wp-links-opml.phpdan kamu bisa mengimpornya darihttp://blog-baru.com/wp-admin/link-import.php. Kenapa ya nggak ada menu gampangnya? - Ubah tema default-nya. Pertama aku tambahkan
<?php comments_template(); ?>ke dalampage.phpagar orang-orang juga bisa menulis komentar di halaman statik. Kedua adalah menambahkan<?php the_author() ?>keindex.php,archive.php,single.php, dansearch.phpagar namaku ditampilkan. - Masukkan penanda-penanda meta berikut ke
header.php:<meta name="Author" content="NAMA_KAMU" /> <meta name="Description" content="DESKRIPSI_SITUS_KAMU" /> <meta name="Keywords" content="kata_kunci_1, kata_kunci_2,kata_kunci_3, kata_kunci_n" />
Ini agar situsmu bisa memberi lebih banyak informasi ke mesin pencari. Hal ini juga bisa dianggap modifikasi theme, yang menurutku seharusnya ada cara mudah menuliskannya dari panel admin.
- Beri pemberitahuan tambahan misalnya “Situs ini menggunakan banyak gambar dari Wikimedia Commons” pada footer. Boleh nggak ya nulis kaya gitu daripada menulisnya di tiap post yang menggunakannya?
Sayangnya kita nggak bisa masuk ke sistem tagging wordpress.com misalnya http://wordpress.com/tag/japanese.
Kalau ada hal yang kulakukan dengan jalur repot, tolong beritahu alternatifnya yang lebih baik. Kamu juga bisa menulis plugin-plugin dan modifikasi yang kamu suka di sini.
Tags: bahasa, blog, Blogging, gpl, kustomisasi, mesin pencari, open source, penanda, plugin, search engine optimization, seo, software bebas, statistik, tag, tag meta, theme, wordpress











June 14th, 2008 at 9:53 am
Mas, sampe sekarang saya masih awam tentang wordpress. blog saya pake blogspot. Boleh kan saya belajar dari mas?
June 14th, 2008 at 10:55 am
Iya, tentu saja. Mari belajar sama-sama karena saya juga baru2 ini menginstall WordPress di server sendiri :). Dulunya pake account di wordpress.com jadinya tinggal make aja.