Menginstall web server XAMPP di Windows XP

XAMPP adalah suatu bundel web server yang populer digunakan untuk coba-coba di Windows karena kemudahan instalasinya. Bundel program open source tersebut berisi antara lain server web Apache, interpreter PHP, dan basis data MySQL. Setelah menginstall XAMPP, kamu bisa memulai pemrograman PHP di komputer sendiri maupun mencoba menginstall aplikasi-aplikasi web populer seperti WordPress dan MediaWiki yang dipakai Wikipedia.

Unduh (download)

Pertama-tama unduh dulu XAMPP dari situsnya. Yang digunakan di artikel ini adalah XAMPP Windows 1.6.6a versi ZIP-nya. (Ini pranalanya langsung ke file tersebut, tapi sebaiknya kamu kunjungi halaman utamanya dan cari versi ZIP terbaru yang disediakan)

Instalasi

Setelah mengunduh, extract isinya ke suatu drive, misal ke drive C:. Kalau segala sesuatunya berjalan dengan semestinya, kamu akan menemukan berkas-berkas di C:\xampp seperti berikut:

Untuk menyelesaikan instalasi, jalankanlah setup_xampp.bat yang akan memunculakn console berikut:

Tekan tombol keyboard apapun setelah muncul pesan Press any key to to continue dan instalasi sudah berhasil dilaksanakan!

Untuk menjalankan XAMPP, eksekusi berkas xampp-control.exe untuk memulai program XAMPP Control Panel. Dari situ, tekan tombol Start untuk Apache dan MySql sehingga hasilnya seperti berikut:

Untuk mencek apakah XAMPP telah berjalan dengan baik, buka browser dan ketik alamat http://localhost atau http://127.0.0.1 (127.0.0.1 adalah alamat IP yang berarti “komputer ini”). Kamu akan disambut layar pemilihan bahasa seperti berikut:

Kalau kamu melihat layar tadi, selamat karena server web Apache sudah berjalan! Selanjutlah pilihlah bahasa yang diinginkan untuk dibawa ke halaman baru:

Dari halaman tersebut, pilih phpMyAdmin di bagian Tools pada sidebar kiri. phpMyAdmin sendiri adalah aplikasi yang memungkinkan kita mengakses basis data MySQL melalui browser. Kalau kamu berhasil masuk ke layar berikut:

Berarti baik PHP maupun MySQL juga sudah berfungsi tanpa masalah.

Memuat halaman HTML sendiri

Halaman root server web Apache terletak pada folder htdocs, misalnya C:\xampp\htdocs pada contoh instalasi di atas. Kamu bisa mencoba membuat berkas teks (misal dengan Notepad) test.htm pada folder tersebut dengan isi berikut:

<html>
	<head>
		<title>Halaman tes</title>
	</head>
	<body>
		<p>Halo!</p>
	</body>
</html>

Setelahnya, kamu bisa memasukkan alamat http://localhost/test.htm pada browser untuk memuatnya:

Mencoba halaman PHP sederhana

Kamu bisa mencoba membuat berkas teks tambah.php berikut untuk mencoba membuat halaman PHP pertamamu:

<html>
	<head>
		<title>Tes PHP</title>
	</head>
	<body>
		<p>satu tambah satu sama dengan
		<?php print 1 + 1 ?></p>
	</body>
</html>

Simpan di tempat yang sama seperti pada contoh sebelumnya, lalu masukkan alamat http://localhost/tambah.php. Inilah hasilnya:

Selain PHP, untuk pengembangan aplikasi web XAMPP juga menyertakan interpreter bahasa Perl secara default.

Tidak bisa jalan?

Kalau kamu sudah memiliki server web lain, misalnya IIS, pastikan untuk mematikan server web lain tersebut. Ini karena baik IIS maupun Apache sama-sama menggunakan port 80 sehingga hanya salah satu yang bisa berjalan setiap saatnya. Alternatifnya adalah mengganti port-port pada XAMPP namun itu di luar cakupan artikel ini.

Kalau kamu juga sudah menginstall MySQL sebelumnya, pastikan untuk mematikan MySQL stand-alone tersebut. Lalu jangan jalankan MySQL dari XAMPP Control Panel, tapi melalui mysql_start.bat. Ini karena mencoba menjalankannya melalui XAMPP Control Panel malah akan mengkatifkan MySQL sebelumnya yang sudah terdaftar sebagai servis Windows.

Penutup

Kalau memerlukannya, nama pengguna default untuk MySQLnya adalah root tanpa password. Setelah XAMPP terinstall, mungkin kamu ingin mencoba menginstall aplikasi-aplikasi web seperti WordPress dan MediaWiki. Ini bisa kamu lakukan sebagai testing sebelum menginstall di server tempat kamu langganan hosting, misalnya. Ikuti saja langkah-langkah mudah yang terdapat di situsnya masing-masing.

Simpan di situs bookmarking sosial:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Technorati
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Sphinn
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • TwitThis
  • Live

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

6 Responses to “Menginstall web server XAMPP di Windows XP”

  1. wilson Says:

    Kalau kamu sudah memiliki server web lain, misalnya IIS, pastikan untuk mematikan server web lain tersebut. Ini karena baik IIS maupun Apache sama-sama menggunakan port 80 sehingga hanya salah satu yang bisa berjalan setiap saatnya. Alternatifnya adalah mengganti port-port pada XAMPP namun itu di luar cakupan artikel ini.

    saya punya masalah dengan tidak jalannya xampp
    bisa di jelaskan gak bagaimana mengganti port pada xampp..?

  2. wilson Says:

    mohon bantuannya…thanks

  3. Agro Rachmatullah Says:

    Harus edit apache\conf\httpd.conf, coba saja cari semua setting yg angkanya 80 lalu ganti ke angka lain.

    Mungkin juga perlu edit file lain juga yg ada angka 80-nya, saya pernah berhasil pake trial and error tapi sekarang sudah lupa :)

  4. Kaito Says:

    k”……

    ad tutorial untk bwt server php ga???

    low ad kirim ke e-mail ku ya kk……………..

  5. Bayu Says:

    Saya baru menginstall baru xampp-win32-1.7.0.
    Pada saat checking port timbul pesan: Port 80 or 443 (SSL) already in use! Installing Apache2.2 service failed! Hal itu dikarenakan port tsb sudah digunakan oleh WinProxy.
    Kemudian saya mengganti configurasi httpd.conf (di D:\xampp\apache\conf).
    1. Listen 80 menjadi Listen 8080
    2. ServerName localhost:80 juga saya ganti menjadi ServerName localhost:8080

    Tetapi Apache dan MySql-nya tetap tdk bisa jalan (alias tidak mau Run). Apa yang salah ya?
    Terima kasih

  6. Agro Rachmatullah Says:

    Ehm, saya pernah berhasil kok ubah port walau entah lupa detailnya…

    Yang pasti, file yang harus diubah seingat saya tidak hanya httpd.conf

    Coba disearch di folder xampp semua file yang ada string 80-nya… Lalu semua yang angkanya 80 (yang kira-kira memang menunjukkan nomor port) diubah jadi 8080 (atau angka lain yg diinginkan)

    Selamat mencoba

Leave a Reply